harapan yang terbunuh

Sayang......
Sungguh aku mensyukuri atas pernyataan cinta, suka, dan sayangmu kepadaku. Waktu inilah yang paling ku nantikan, bisa bersamamu. Membina semua rasa ini, aku sangat menyadari kondisi hubungan yang kita jalani.
Sayang.....
Aku begitu sayang kepadamu...Apa kau tahu semua rasa ini. Aku hanya ingin kau setia padaku.
Tapi...
Kenapa harus, aku telan rasa pahit olehmu. untuk yang kedua kalinya?
Kau Pergi.....
Akhiri kisah asmara kita berdua.....
aku sangat kecewa, tak menyangka hanya sesaat aku bisa rasakan, bina rasa sayang ini.
Sayang.....
Kenapa harus aku lagi korbannya, apa masih kurang kau lukai aku dulu?
Kini harapan yang telah aku tanam dan tumbuh dalam relungku, tlah mati karenamu.
Sayang...
Aku terima semua ini.
Insyaallah aku ikhlas terima semua ini.
Semoga kau bahagia bersamanya.
Terimakasih untuk semuanya. -_-

Kamis, 20 Mei 2010

PULKAM

Kamu bakalan pulang>>>

bakalan da kejadian apa to?
Q g mau kecewa lagi karenamu,
sudah-sudah cukup semua ini......



Q tak pernah menyimpan dendam padamu......
Q harap kau tak menuduhku atas semua kelakuanku padamu,
bukan karena aku menghindar darimu.
Karena aku belum siap membina rasa ini.



Q juga tak mengekangmu terlalu erat, karena aku menyadari bahwa kamu bukan milikku sepenuhnya.
Maafkan aku yang membuatmu harus berpikir untuk apapun, bagaimana, bmbang, dan bingung....


Benar ini semua bukan mauku. Bukan maksud untuk menggantungmu.
Apakah semua keputusanku ini salah dimatamu??
Apakah aku terlalu menyakiti batinnya?
Apakah aku melukai batinya?
Apakah aku menyiksa dia?
Apakah aku rela bila dia menjadi milik orang lain lagi?
Akankah sam kisahku seperti yang lalu?
Apakah aku siap menanggunu semua resiko yang ku ambil?



Sekarang aku merasa bahagia melihatmu kembali padaku, meskipun belum ku miliki........
Tapi kenapa kini sekarang aku tak mengharapmu untuk kembali. bukan karena ada orang lain disam pingku...
karena saat ini aku tak memikirkan untuk mencari seorang pendamping....
Apa semua ini karena rasa sakit yang kau goreskan belum pudar oleh sikapmu, yang kau limpahkan padaku untuk membalas smua kesalahanmu........